3 Startup Menarik Asal Korea Selatan di Acara Fintech Business Day 2017


Ikhtisar
  • Korea Internet & Security Agency (KISA), organisasi di bawah Kementerian Science dan ICT Korea Selatan, memperkenalkan beberapa startup asal Korea Selatan ke Indonesia dalam acara Fintech Business Day 2017.
  • Beberapa dari startup fintech ini menawarkan solusi pengiriman uang ke luar negeri, teknologi biometrik dalam bentuk aplikasi, hingga yang fokus pada teknologi blockchain.

Pada 13 November yang lalu, Korea Internet & Security Agency (KISA) selaku organisasi yang berada di bawah Kementerian Science dan ICT Korea Selatan, memperkenalkan beberapa startup asal Korea Selatan ke Indonesia dalam acara Fintech Business Day 2017.

Selain presentasi startup ke perwakilan perusahaan asal Indonesia, mereka tengah melihat apakah ada kemungkinan menjalin kerja sama.

“Kami baru memperkenalkan mereka ke Indonesia melalui pertemuan business to business (B2B) ini. Setelah itu, nanti kita lihat apakah ada perusahaan dari Indonesia yang tertarik memakai produk teknologi mereka,” kata Senior Researcher KISA, Jeong Jongil.

“Sebelum ke Indonesia, kami sudah tanya ke perusahaan-perusahaan ini. Kami tunjukkan lima negara, Indonesia, Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Thailand. Yang paling menarik adalah pasar Indonesia dan Vietnam. Pasar Indonesia sangat bagus dalam menerapkan fintech,” ujar Jongil.

Meski menyebut Indonesia sebagai pasar yang bagus bagi industri fintech di Korea, Jongil belum bisa memastikan apakah startup yang mereka bawa akan beroperasi di Indonesia.

“Saat ini baru perkenalan untuk melihat apakah ada kemungkinan bekerja sama. Tapi untuk membuka kantor operasional, itu belum bisa diketahui sekarang karena ini baru perkenalan,” Jongil melanjutkan.

Dan berikut ini adalah sejumlah startup menarik yang memberikan presentasi pada Fintech Business Day 2017.


Moin

Moin | Screenshot

Moin merupakan startup fintech yang menawarkan solusi pengiriman uang ke luar negeri. Pendirian startup ini didorong karena rumitnya pengiriman uang ke luar negeri melalui bank konvensional, seperti masih memakai sistem SWIFT, biaya yang mahal, dan lambatnya proses pengiriman uang.

“Sekarang di Korea banyak pekerja dari Asia, termasuk Indonesia. Kalau dapat gaji, mereka ingin mengirim uang ke negara asalnya. Biayanya cukup tinggi untuk mengirimkan uang lewat bank. Startup ini memberikan solusi pengiriman uang ke luar negeri dengan biaya yang lebih rendah dari bank,” kata Jongil.


Winningi

Winningi | Screenshot

Berbeda dengan Moin, Winningi merupakan perusahaan yang menawarkan teknologi keamanan biometrik dalam bentuk aplikasi bernama Aerox. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa melakukan pemindaian sidik jari maupun telapak tangan dengan kamera smartphone masing-masing.

“Dengan aplikasi ini, tak perlu lagi menggunakan touchpad bila ingin memindai sidik jari. Teknologi ini bisa dipakai ketika melakukan validasi identitas nasabah sebelum mengirimkan uang ke luar negeri,” jelas Jongil.


Coinone

Coinone | Screenshot

Coinone merupakan perusahaan yang memiliki spesialisasi pada teknologi blockchain. Saat ini, Coinone menyediakan dua layanan utama yakni penukaran mata uang virtual (cryptocurrency) dan pengiriman uang ke luar negeri.

Selain itu, mereka juga menyediakan layanan dompet digital dengan tiga kunci pengamanan untuk penyimpanan uang virtual. Melalui dompet ini, pengguna juga bisa melakukan transaksi jual beli mata uang virtual seperti Bitcoin.

(Diedit oleh Septa Mellina)

The post 3 Startup Menarik Asal Korea Selatan di Acara Fintech Business Day 2017 appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi


Source: entrepreneur