MDI Ventures Turut Berpartisipasi dalam Pendanaan untuk Startup Penyewaan Satelit Loft Orbital


Ikthisar

  • Loft Orbital merupakan startup peluncuran satelit ke luar angkasa untuk kemudian menyewakan satelit tersebut.
  • CEO Loft Orbital Antoine de Chassy mengklaim proses penyewaan satelit ke mereka akan semudah menyewa layanan cloud Amazon Web Services.
  • Satelit pertama Loft Orbital akan meluncur di tahun 2019 dan membidik pelaku bisnis skala kecil dan menengah.
  • Layanan ini baru saja mendapatkan pendanaan tahap awal senilai US$3,2 juta (sekitar Rp43 miliar) dipimpin oleh Uncork Capital dan diikuti MDI Ventures milik Telkom Indonesia.

Pada tanggal 14 November 2017 ini, startup teknologi luar angkasa asal Amerika Serikat Loft Orbital mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan pendanaan tahap awal (seed funding) sebesar US$3,2 juta (sekitar Rp43 miliar). Investasi ini dipimpin oleh Uncork Capital, serta diikuti oleh perusahaan modal ventura milik Telkom Indonesia, yaitu MDI Ventures.

Loft Orbital sendiri merupakan startup yang meluncurkan satelit ke luar angkasa, dan kemudian menyewakan layanan satelit tersebut kepada perusahaan lain. Dengan begitu, para perusahaan yang memerlukan layanan satelit tidak perlu lagi meluncurkan satelit sendiri. Mereka hanya perlu terhubung dengan Loft Orbital yang menurut sang CEO Antoine de Chassy prosesnya akan semudah menyewa layanan cloud Amazon Web Services.

Loft Orbital | Screenshot

Menurut CEO MDI Ventures Nicko Widjaja, selama dua tahun terakhir pihaknya memang telah melihat lebih dari enam perusahaan serupa di San Fransisco dan Texas, sebelum kemudian menjatuhkan pilihan pada Loft Orbital.

Meski apa yang dilakukan Loft Orbital masih dalam tahap awal, namun mereka telah menarik beberapa pelanggan. Layanan mereka juga berhubungan dengan apa yang kami lakukan di Telkom Indonesia

Nicko Widjaja,
CEO MDI Ventures

Karena satelit pertama mereka rencananya baru akan diluncurkan pada tahun 2019 mendatang, Loft Orbital saat ini masih akan memfokuskan diri dalam pembelian satelit dari produsen dan menggaet lebih banyak pelanggan. Mereka sendiri mengaku akan menargetkan perusahaan yang lebih kecil, yang biasanya tidak mempunyai kemampuan untuk meluncurkan satelit sendiri.

“Kami menargetkan kerja sama yang bernilai US$1 juta hingga US$2 juta (Rp13,5 miliar hingga Rp26 miliar) per tahun. Hal ini serupa dengan apa yang dilakukan Boeing dan Airbus. Mereka memang menjual pesawat secara langsung kepada maskapai besar, namun mereka juga menjual pesawat kepada perusahaan leasing yang kemudian menyewakan pesawat tersebut ke maskapai kecil,” jelas De Chassy.

Teknologi satelit memang masih merupakan barang baru di tanah air. Semoga saja minat investor lokal terhadap teknologi ini bisa memicu munculnya startup yang mengembangkan teknologi masa depan tersebut di tanah air.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post MDI Ventures Turut Berpartisipasi dalam Pendanaan untuk Startup Penyewaan Satelit Loft Orbital appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi


Source: entrepreneur