Menancapkan Semangat Pancasila Mahasiswa “Pancasila Dalam Perbuatan”

president jokowiBogor – Belmawa.  Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan kegiatan bersama dengan Unit Kerja Presiden-Pengamalan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) untuk menginternalisasi dan menguatkan nilai dan paham Pancasila di lingkungan Perguruan Tinggi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada hari Jumat-Sabtu, tanggal 11-12 Agustus 2017 di IPB Convention Center dan Istana Kepresidenan Bogor. Tim UKP-PIP memahami tantangan dan batas waktu yang mereka miliki untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dan penguatan paham ideologi Pancasila bagi generasi penerus bangsa. Sehingga memerlukan strategi yang tepat untuk menghasilkan dampak jangka panjang dalam penyelenggaraan waktu yang terbatas. Maka dari itu, Internalisasi dan penguatan ideologi Pancasila menargetkan pada bidang pendidikan termasuk salah satunya Perguruan Tinggi.

Para mahasiswa dan dosen pun hadir dari seluruh Indonesia. Sebanyak total 632 orang Mahasiswa dan Dosen Pendidikan Pancasila hadir untuk mengikuti pendalaman nilai-nilai Pancasila. Peserta yang hadir pun tak luput dari Sabang sampai Merauke, dari Universitas Syah Kuala Aceh hingga Universitas Musamus Merauke Papua.

Pada hari pertama kegiatan, Mahasiswa dan Dosen mendapatkan sambutan dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir. Dalam sambutannya Nasir meyampaikan bahwa pendidikan memiliki posisi, peran strategis, dan solusi untuk mengatasi permasalahan bangsa tersebut, antara lain dapat menghasilkan lulusan yang Pancasilais, yang tidak saja pandai secara kognitif tetapi memahami juga permasalahan bangsa sehingga bisa berkontribusi untuk membangun bangsanya. Yudi Latif, selaku Kepala Unit Kerja Presiden-Pengamalan Idelogi Pancasila pun turut memberikan sambutan kepada para peserta yang hadir. “Bangsa kita ini masih minim dalam hal kesadaran membaca, sehingga kita perlu meningkatkan kepedulian membaca untuk bersaing dengan bangsa lain.” kata Latif.jokowi2

Acara malam itu pun dilanjutkan dengan menyaksikan film Pantja Sila: Cita-cita dan Realita bersama dengan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri. Dalam film tersebut, diceritakan suasana pidato Soekarno dalam sidang BPUPK (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan) bersama beberapa tokoh bangsa yang menyampaikan filsafat landasan berdirinya negara Indonesia dan usulan dasar negara Indonesia. Usai pemutran film, para peserta berkesempatan mendiskusikan Pantja Sila: Cita-cita dan Realita dengan para sineas film yaitu Tino Saroengallo dan Tyo Pakusadewo, dimoderatori oleh Yudi Latief.

Pada acara hari kedua, para peserta menikmati giat pagi bersama dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor. Para pejabat di lingkungan Kemenristekdikti, dewan pengarah UKP-PIP, dan para peserta mengikuti keseruan acara jalan-jalan dan senam pagi di lingkungan Istana Kepresidenan Bogor tersebut. Kemudian peserta kembali ke IPB Convention Center untuk berdiskusi dan menggali lebih dalam nilai-nilai dan implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada lingkungan Perguruan Tinggi. Kemudian diadakan pelantikan “Penggerak Pancasila” yang selanjutnya akan menjadi motor generasi milenial untuk menyebarluaskan
ideologi Pancasila. (hlmy/editor/HKLI)

Source: Belmawa Ristek

Source: entrepreneur