Pemerataan Pendidikan Melalui Sistem Pembelajaran Daring


Peserta Bimtek Saat Memperhatikan Paparan dari Tim Bimtek BelmawaYogyakarta – Belmawa. Direktorat Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan (SPADA) di Universitas Negeri Yogyakarta, Senin-Rabu (28-30/8). Bimbingan ini bertujuan untuk mengakomodir tenaga pendidik terutama dosen untuk mengembangkan mata kuliah dan materi SPADA di Indonesia.

Saat ini, pendidikan di Indonesia masih belum merata. Masih banyak daerah yang belum memiliki kualitas pendidikan yang baik. Hal ini sedikit banyak terjadi akibat belum meratanya akses terhadap perguruan tinggi yang bermutu, serta tingginya tingkat sarjana pengangguran.

Dengan meningkatnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dapat memberikan peluang terjadinya pendistribusian pendidikan dengan baik. Peluang ini mendukung perluasan akses, relevansi, dan pemerataan mutu pendidikan tinggi. Oleh karena itu, Direktorat Pembelajaran melakukan kegiatan ini, dengan harapan peluang-peluang tersebut dapat tercapai.

Salah satu cara agar tercapainya pemerataan mutu pendidikan adalah dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pendidikan jarak jauh merupakan salah satu alternatif karena dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, maka proses pembelajaran kini tidak lagi harus setiap hari tatap muka.

Dalam Permendikbud Nomor 109 Tahun 2013 disebutkan, Pendidikan Jarak Jauh adalah pendidikan yang peserta didiknya terpisah dari pendidik, dan pembelajarannya menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, serta media lainnya.

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan dosen dapat mendeskripsikan tujuan, manfaat, dan elemen-elemen peta program mata kuliah SPADA dengan benar. Selain itu pula dari kegiatan Bimtek ini diharapkan dapat melatih dosen secara teknis dalam mengembangkan dan menyusun materi secara digital. (HS-WAS/Editor/HKLI)

Source: Belmawa Ristek


Source: entrepreneur