Rob’s Jobs Hadirkan Aplikasi Pencarian Kerja untuk Buruh dan Teknisi


Founder: Rob Davies, Ika Novi
Industri: platform pencarian kerja
Status pendanaan: telah mendapat pendanaan (nominal tak disebutkan)

  • Aplikasi Rob’s Jobs menampilkan beragam jenis pekerjaan yang cocok bagi pekerja kerah biru, seperti buruh, pekerja konstruksi, teknisi, dan lain-lain di seluruh Indonesia.
  • Pengguna hanya perlu menggeser ke kanan atau kiri berbagai peluang kerja yang ditampilkan untuk melamar atau menolak lowongan.
  • Data dan lamaran pengguna akan diteruskan secara otomatis oleh sistem ke penyedia lowongan.

button ulasan startup


Selang enam bulan semenjak melakukan soft launch pada Agustus 2017, aplikasi Rob’s Jobs akhirnya resmi diluncurkan pada 7 Maret 2018. Aplikasi perekrutan kerja yang berfungsi layaknya Tinder ini digadang-gadang telah memiliki lebih 20.000 pilihan lapangan pekerjaan dari 12.000 perusahaan yang terdaftar.

Menurut Rob Davies selaku CEO dan Founder Rob’s Jobs, versi terbaru dari aplikasi buatannya telah mengalami beberapa penyempurnaan, terutama dari segi algoritme dan fitur. Setelah proses pengembangan selama berbulan-bulan, platform pencarian kerja tersebut diklaim dapat melakukan proses pencocokan (matchmaking) pelamar dan lowongan kerja dengan lebih baik.

Aplikasi dan layanan portal kami akan menjadi solusi bagi para pencari kerja yang kesulitan menemukan pekerjaan sesuai kompetensinya.

Rob Davies,
Founder Rob’s Jobs

Bidik peluang di kalangan pekerja kerah biru

Menurut gabungan data yang dihimpun Rob’s Jobs, saat ini bursa kerja di Indonesia memiliki perkembangan yang begitu dinamis. Terdapat angka turnover pekerja mencapai dua puluh persen setiap tahun, di mana sebagian besar dari mereka mencari pekerjaan baru secara online.

Pemanfaatan media online untuk kebutuhan mencari kerja bukanlah hal baru bagi pekerja dari kalangan menengah. Namun kebalikannya terjadi di kalangan pekerja kerah biru seperti buruh, pekerja konstruksi, teknisi, dan lainnya.

Robs Jobs | Screenshot

Peluang tersebut dimanfaatkan Davies untuk menciptakan sebuah platform pencarian kerja. Platform buatannya tidak hanya sekadar menggunakan kecanggihan teknologi online, tetapi juga memanfaatkan smartphone yang sudah begitu lekat dengan keseharian masyarakat di Indonesia.

“Indonesia adalah negara yang potensial untuk perkembangan produk secara viral. (Jika beruntung) cukup dengan memanfaatkan pemasaran word of mouth, produk kamu bisa diadopsi secara meluas apabila memang terbukti telah berguna secara baik.”

Bersama Ika Novi (yang kini menjabat sebagai COO Rob’s Jobs), Davies yang berkantor di Singapura memutuskan fokus mengembangkan aplikasi pencarian kerja. Wilayah Indonesia dipilih sebagai destinasi pengembangan utama karena memiliki jumlah pekerja kerah biru yang cukup banyak dan merata.

Mencakup pekerjaan di seluruh Indonesia

Tampilan aplikasi Rob’s Jobs memiliki model interaksi yang mirip dengan Tinder. Apabila menyukai sebuah lowongan, kamu hanya perlu menggeser layar (swipe) ke arah kanan, dan kelengkapan biodata profil yang sudah kamu buat akan diteruskan kepada sang penyedia kerja.

Setelah dilakukan penyempurnaan selama berbulan-bulan, aplikasi Rob’s Jobs kini dinilai telah mencapai pengembangan yang sudah cukup baik untuk memulai proses ekspansi agresif ke berbagai wilayah Indonesia. Sebelumnya, saat menjalani masa soft launch pada September 2017, Rob’s Jobs hanya berfokus di wilayah Jakarta dengan menyediakan puluhan ribu lowongan pekerjaan dari berbagai kategori.

Rencana pengembangan Rob’s Jobs ke depan

Davies tidak menutup kemungkinan untuk melakukan ekspansi ke luar Indonesia, seperti ke Malaysia, Filipina, bahkan hingga ke negara dengan jumlah kalangan pekerja kerah biru yang tinggi seperti di Afrika Selatan.

Untuk upaya monetisasi, Davies menjelaskan Rob’s Jobs berencana untuk memperkenalkan fitur berbayar bagi para pengiklan kerja, namun hal tersebut belum diimplementasikan hingga waktu yang belum ditentukan.

Selain Rob’s Jobs , aplikasi mobile lain dengan fokus pelayanan sejenis adalah YesJob yang juga memiliki model interaksi ala Tinder. Ada pula aplikasi HelpSter yang mencoba menawarkan kemudahan mencari kerja bagi kalangan pekerja serabutan.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

This post Rob’s Jobs Hadirkan Aplikasi Pencarian Kerja untuk Buruh dan Teknisi appeared first on Tech in Asia.

The post Rob’s Jobs Hadirkan Aplikasi Pencarian Kerja untuk Buruh dan Teknisi appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi


Source: entrepreneur