Startup Dompet Digital TNG Wallet Raih Pendanaan Rp1,5 Triliun


Ikhtisar
  • TNG Wallet merupakan startup dompet digital asal Hong Kong yang telah melebarkan jaringan transfer antar dua belas negara di Asia, per September 2017.
  • Pendanaan yang mereka peroleh kali ini dipimpin oleh perusahaan investasi asal Cina, yaitu New Margin Capital, dengan nilai valuasi mencapai US$565 juta (sekitar Rp7,4 triliun).
  • Dana segar tersebut salah satunya akan dipakai untuk mempercepat ekspansi ke Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk ke Indonesia.

Pada 11 September 2017, startup dompet digital asal Hong Kong TNG Wallet mengumumkan telah mendapat pendanaan Seri A dengan nilai yang sangat besar, yaitu US$115 juta (sekitar Rp1,5 triliun). Investasi tersebut dipimpin oleh perusahaan investasi asal Cina, New Margin Capital. Investasi ini pun membuat mereka “setengah jalan” menuju status Unicorn, karena kini valuasi mereka telah mencapai US$565 juta (sekitar Rp7,4 triliun).

Dengan dana segar tersebut, TNG Wallet berniat untuk mengembangkan teknologi baru seperti blockchain, kecerdasan buatan (AI), hingga proses registrasi secara digital. Mereka pun berniat untuk mengakuisisi beberapa perusahaan lain, dan mempercepat ekspansi ke Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk ke Indonesia.

TNG Wallet merupakan layanan dompet digital yang memungkinkan kamu untuk membayar tagihan serta melakukan pembayaran di berbagai merchant. Kamu bisa menggunakannya untuk mengirim uang kepada pengguna lain. Untuk isi ulang saldo, kamu bisa melakukan transfer bank atau membawa uang tunai kepada kasir di toko kelontong.

Aplikasi mereka telah diunduh sebanyak 600.000 kali per September 2017, dengan transaksi bulanan mencapai US$80 juta (sekitar Rp1 triliun).

Jaringan transfer internasional di dua belas negara Asia

Indompet | Global EWallet Alliance

TNG Wallet didirikan oleh Alex Kong beberapa tahun yang lalu. Saat ini mereka telah mempunyai tiga ratus karyawan dan mempunyai beberapa investor strategis seperti Nogle Group asal Taiwan, serta Infinity-KBR Group.

Pada tahun 2016 lalu, TNG telah membuat jaringan transfer antarnegara yang mereka sebut dengan istilah Global E-Wallet Alliance. Mereka bekerja sama dengan penyedia dompet digital di dua belas negara, mulai dari Indonesia, Cina, Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, India, Srilanka, Bangladesh, Nepal, hingga Pakistan.

Di Indonesia, mereka telah menggandeng aplikasi lokal yang bernama InDompet. Pengguna InDompet bisa melakukan transfer kepada pengguna TNG Wallet di Hong Kong, atau pengguna Xin Wallet di Singapura misalnya.

Pengguna di tanah air sendiri kini telah mempunyai banyak pilihan dompet digital, mulai dari yang dibuat oleh perusahaan telekomunikasi seperti TCash, hingga yang dibuat oleh startup teknologi seperti GO-PAY dan TokoCash. Mayoritas di antaranya memang hanya beroperasi di Indonesia, namun ada juga yang telah beroperasi di beberapa negara dan berpotensi menghadang TNG Wallet, seperti GrabPay dan True Money.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

The post Startup Dompet Digital TNG Wallet Raih Pendanaan Rp1,5 Triliun appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi


Source: entrepreneur