Targetkan Dana Rp45 Miliar, Kioson Segera Terbitkan 150 Juta Lembar Saham


Ikhtisar
  • Kioson merupakan startup teknologi pertama dari Indonesia yang melakukan penawaran umum perdana saham di Bursa Efek Indonesia.
  • Dana yang terkumpul nanti salah satunya akan dipergunakan untuk mengakuisisi Narindo, penyedia layanan solusi pembayaran, untuk memperkuat rantai distribusi Kioson.

Pada 7 September 2017, startup e-commerce online to offline (O2O) Kioson menyelenggarakan paparan publik guna mendukung rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Dalam rencana IPO ini, Kioson menawarkan sebanyak-banyaknya 150 juta lembar saham yang setara 23,07 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO. Saham tersebut rencananya akan ditawarkan seharga Rp280 hingga Rp300 per lembar.

Kioson menargetkan memperoleh dana dari hasil IPO hingga Rp45 miliar. Kioson secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 150 juta waran seri I yang menyertai saham baru Kioson, atau sebanyak-banyaknya tiga puluh persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh, untuk diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif. Dalam rangka rencana IPO ini, Kioson memercayakan PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin emisi atau underwriter.

(Kiri ke kanan): Direktur Utama dan co-founder Kioson, Jasin Halim; Komisaris dan founder Kioson, Roby Tan; Direktur Keuangan Kioson, Setiawan Parikesit Kencana.

Menurut co-founder sekaligus Direktur Utama Kioson, Jasin Halim, sebenarnya banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya seperti dari Hong Kong dan Singapura. Namun kebanyakan ingin menjadi pemegang saham mayoritas jika berinvestasi di sebuah startup. Kioson sendiri akan menjadi startup pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia.

“Kami belum siap melepaskannya karena produk-produk (Kioson) berhubungan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah. Itu seharusnya dimiliki oleh (perusahaan) nasional,” ujar Jasin. “Kami merasa jaringan retail ke daerah sebagai sesuatu yang strategis. Itu yang harus kami jaga.”

Saat ini, saham mayoritas Kioson dimiliki PT Artav Mobile Indonesia sebesar 70,06 persen. Kemudian disusul PT Seluler Makmur Sejahtera (12,50 persen), PT Sinar Mitra Investama (12,50 persen), dan PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (4,94 persen).  Kioson akan resmi melantai pada 3 Oktober 2017. Sejak tanggal 7-11 September 2017, sudah dimulai masa penawaran awal atau bookbuilding.

Sebelum mengumumkan rencana IPO, Jasin sudah melakukan persiapan sekitar lima hingga enam bulan. Kioson, kata Jasin, akan menjadi contoh bahwa startup asal Indonesia bisa melakukan IPO. “Mudah-mudahan banyak lagi nanti yang akan mengikuti langkah Kioson,” ucapnya.

Target omset Rp2 triliun

(kiri ke kanan): Rico Ofna Putra Direktur Operasional dan Direktur Independen Kioson, Setiawan Parikesit Kencana Direktur Keuangan Kioson, Jasin Halim Direktur Utama dan Co-Founder Kioson, Datin Rashidah Mahadi Associate Director PT Sinarmas Sekuritas, Roby Tan Komisaris dan Founder Kioson, Tan Giok Lan Komisaris Independen Kioson

Jasin menjelaskan sekitar 75,76 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk mengakuisisi kepemilikan saham PT Monjes Investama di PT Narindo Solusi Komunikasi sebesar 99,34 persen. Nilai akuisisinya sendiri diperkirakan sebesar Rp30 miliar.

Dengan mengakuisisi Narindo yang memiliki beragam layanan solusi hingga menjadi agregator e-voucher, Jasin optimis Kioson akan mendapatkan keuntungan. Selain itu, posisi Narindo akan diperkuat dari segi rantai pasokan (supply chain) lewat akuisisi tersebut.

“Kioson memberikan produk-produk digital ke daerah. Kami harus memastikan supply chain tidak pernah terganggu, dan kami mendapatkan harga yang kompetitif. Itu sesuatu keputusan yang strategis,” ujarnya.

Mengenai omset yang ingin dicapai melalui akuisisi ini, Jasin menargetkan pada 2018 mampu membukukan Rp2 triliun. Target itu berdasarkan posisi Narindo pada April 2017 yang sudah mencatat omset Rp400 miliar. “Narindo agregator dari mitra-mitra e-commerce di Indonesia. Jadi otomatis jumlah pendapatannya sangat tinggi. Kioson sendiri akan menggunakan hasil IPO untuk perluasan usaha di daerah selain akuisisi,” jelasnya.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

The post Targetkan Dana Rp45 Miliar, Kioson Segera Terbitkan 150 Juta Lembar Saham appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi


Source: entrepreneur